Bola.News

Berita Sepak Bola Terkini

sepak bola

Antar Borussia Dortmund Mentas di Final Liga Champions, One Last Dance untuk Marco Reus?

Karier Marco Reus di Borussia Dortmund akan segera berakhir dan cara yang lebih baik untuk mengakhiri kariernya di klub selain kembali ke Wembley untuk kembali meraih kejayaan di Liga Champions, 11 tahun setelah ia kalah di partai final.

Dortmund taklukkan Paris Saint-Germain 1-0 berkat gol Mats Hummels pada leg kedua babak semifinal Liga Champions 2023/24 di Parc des Princes, Rabu (8/5/2024) dini hari WIB, melengkapi kemenangan agregat 2-0.

Hasil itu membuat Die Borussen mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2013, ketika mereka kalah dari Bayern Munchen di Wembley di awal karier Reus di Dortmund.

Pemain berusia 34 tahun yang bergabung dengan Dortmund pada tahun 2012 setelah menghabiskan satu dekade di sana sebagai pemain muda, akan pergi pada akhir musim setelah memenangkan dua Piala Jerman, namun belum pernah menjuarai Bundesliga atau Liga Champions.

Reus Semringah

Reus pernah tampil sebagai starter saat kalah 2-1 dari Bayern di final Liga Champions 2013 saat Dortmund masih dibesut oleh Jurgen Klopp. Seusai pertandingan, sang pemain kemudian menggambarkan perasaannya.

“[Perasaan] Tak dapat digambarkan. Setelah lebih dari 10 tahun, saya berada di final bersama Borussia lagi,” kata Reus.

“Ousmane [Dembele] dan Achraf [Hakimi] memberikan kecepatan yang luar biasa dan kami sangat menderita.

“Bagaimana kami memenangkan pertandingan, tidak ada yang akan bertanya besok. Tembakan yang membentur tiang gawang tidak akan menjadi masalah besok. Yang terpenting adalah Borussia Dortmund berada di final lagi.”

Akui Menderita

Reus masuk ke dalam pertandingan tak lama setelah Hummels mencetak gol melalui sundulan dari umpan silang Julian Brandt dan membantu Dortmund meraih kemenangan kedua beruntun dengan skor 1-0 atas sang juara Ligue 1.

Tak dipungkiri, di laga ini PSG sangat agresif dan mengurung pertahanan Dortmund dengan mencatat 31 kali percobaan dan beberapa peluang membentur mistar gawang.

“Hari ini jelas bahwa kami harus menderita dan kami membutuhkan sedikit keberuntungan, tetapi apa yang para pemain lakukan sangat gila, sangat gila,” tambah Reus.

Tunggu Lawan

Dortmund kini menunggu pemenang pertandingan antara Bayern atau Real Madrid untuk menentukan siapa yang akan mereka hadapi di Wembley Stadium.

“Sebelum pertandingan pertama [babak 16 besar] melawan [PSV] Eindhoven, kami berbicara untuk pertama kalinya tentang betapa singkatnya perjalanan ke London,” ujar Edin Terzic, pelatih Dortmund.

“Saat itu, banyak yang masih bingung. Kami telah berkembang di setiap pertandingan dan akhirnya menyadari bahwa kami bisa menjadi tim yang mengejutkan semua orang pada akhirnya.

“Sekarang saya sangat senang bisa berada di final bersama tim saya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *